Ketika Budaya Lokal Bertemu Desain Digital dalam Dekaverse 4.0

Mayutamedia – Pameran DEKAVERSE 4.0 dari program studi D-3 Desain Komunikasi Visual (DKV) Politeknik Harapan Bersama (Poltek Harber) bukan sekadar ajang unjuk gigi tugas akhir. Lebih dari itu, pameran ini jadi jendela untuk melihat bagaimana desainer muda Indonesia menerjemahkan kekayaan budaya lokal ke dalam bahasa visual yang modern dan relevan.

Dengan tema “Anargya Rupa Sasmitaning Rasa”, pameran ini membuktikan bahwa kreativitas tidak terbatas oleh zaman. Mahasiswa Poltek Harber sukses menghadirkan berbagai karya visual, mulai dari branding, ilustrasi, animasi 2D dan 3D, tipografi, hingga dokumenter dan fotografi. Semuanya punya satu benang merah: nilai-nilai budaya dan tradisi lokal. Ini menunjukkan bahwa di era digital yang serba cepat, akar budaya kita tetap menjadi inspirasi tak terbatas untuk produk visual yang menarik dan berdaya saing.

Baca juga: Pameran Tugas Akhir Dekaverse 4.0: Ragam Kreasi Visual dalam “Anargya Rupa Sasmitaning Rasa”

DEKAVERSE 4.0 yang telah sukses dihelat pada 11-13 Juni 2025 ini juga menegaskan kesiapan lulusan DKV Poltek Harber untuk langsung terjun ke industri kreatif. Karya-karya yang dipamerkan tidak hanya indah secara estetika, tapi juga fungsional dan punya potensi pasar yang kuat. Ini adalah sinyal positif bagi perkembangan industri kreatif di Indonesia, terutama dalam memanfaatkan kekayaan budaya sebagai nilai tambah.

Khamim Muhaimin, Ketua Acara, menjelaskan bahwa DEKAVERSE 4.0 adalah “ekspresi akhir” dari perjalanan akademik mahasiswa DKV. Ia juga menyoroti upaya mereka dalam melestarikan budaya lokal lewat desain. Senada, Robby Hardian, Ketua Prodi D-3 DKV, menegaskan pameran ini sebagai “puncak pembuktian” kemampuan mahasiswa yang siap bersaing luas. Sementara itu, Ginanjar Wiro Sasmito, Wakil Direktur IV Poltek Harber, menekankan pentingnya orientasi industri agar karya mahasiswa relevan dengan kebutuhan pasar, sekaligus menjadi bekal kuat untuk terjun ke dunia profesional.

Secara keseluruhan, DEKAVERSE 4.0 berhasil menunjukkan bahwa kolaborasi antara tradisi dan inovasi dapat menghasilkan karya-karya desain yang luar biasa. Pameran ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Poltek Harber, tetapi juga memberikan harapan baru bagi masa depan industri kreatif Indonesia yang semakin kaya akan nilai-nilai lokal.

You may also like